Bojonegoro, 7 April 2025 - Dalam rangka memperingati Hari
Raya Ketupat 1446 H, MI Fathul Ulum Sumberjokidul mengadakan kegiatan Vestival
Ketupat yang dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman MI Fathul Ulum Sumberjokidul ini dihadiri oleh seluruh siswa RAMIFU Sumberjokidul, guru, dan wali murid. Agenda pertama adalah sambutan dari Kepala Madrasah, Ustadz Masyhudi. Dalam sambutannya, Ustadz Masyhudi menjelaskan sejarah ketupat yang berasal dari tradisi masyarakat Jawa, yaitu sebagai simbol kebersamaan dan silaturahmi. Beliau juga menjelaskan filosofi ketupat yang memiliki makna antara "Kupat" berasal dari kata "ngaku lepat" yang berarti mengakui kesalahan, dan "ketupat" juga memiliki makna sebagai simbol kesucian dan kebersihan hati. Selain itu, ketupat juga memiliki makna sebagai berikut:
- Simbol kesederhanaan, karena ketupat terbuat dari bahan
sederhana, yaitu beras yang dibungkus dengan daun kelapa atau janur.
- Simbol kesabaran, karena proses membuat ketupat memerlukan
kesabaran dan ketelatenan.
- Simbol keterampilan, karena membuat ketupat memerlukan
keterampilan dan ketelatenan.
- Simbol kebersamaan, karena ketupat sering disajikan dalam
acara-acara keluarga dan komunitas.
- Simbol kemakmuran, karena ketupat dapat diartikan sebagai
simbol kemakmuran dan keberkahan.
- Simbol pembersihan diri, karena dalam konteks Idul Fitri,
ketupat dapat diartikan sebagai simbol pembersihan diri setelah menjalankan
ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Ustadz Masyhudi juga mengajak seluruh warga sekolah untuk
terus mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tradisi
dan budaya Indonesia. Beliau berharap kegiatan Vestival Ketupat ini dapat
menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara siswa, guru, dan wali murid.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ustadz Muali. Pembacaan tahlil ini bertujuan untuk mendoakan para syuhada dan memohon ampunan kepada Allah SWT, serta mendoakan para Muassis madrasah, ahli kubur keluarga besar madrasah Fathul Ulum Sumberjokidul, agar mereka mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.
Setelah pembacaan tahlil, kegiatan dilanjutkan dengan bancaan ketupat yang dilaksanakan dengan makan ketupat bersama-sama antara siswa, guru, dan wali murid. Mereka semua duduk bersama dan menikmati ketupat serta hidangan lainnya sambil berbincang-bincang dan tertawa bersama. Suasana yang hangat dan akrab terlihat jelas dalam kegiatan ini.
Agenda berikutnya adalah pengundian kupon doorprize yang
telah diterima oleh siswa-siswi saat silaturrahim / berkunjung ke rumah
Bapak/Ibu Guru saat Lebaran Fitri kemarin, masing-masing siswa mendapatkan
kupon sebanyak dan sesuai dengan jumlah kunjungan mereka di rumah Bapak/Ibu
Guru. Semakin banyak kunjungan, semakin banyak kupon yang diterima, dan semakin
besar kesempatan untuk memenangkan hadiah yang telah disiapkan oleh panitia,
dengan total 80 doorprize yang menarik untuk diperebutkan.
Saat pengundian doorprize, Bu Diah juga menyampaikan bahwa insya Allah tahun depan akan lebih banyak doorprize yang dibagikan, Dengan banyaknya doorprize, diharapkan siswa-siswi lebih semangat dalam bersilaturrahim dan berlebaran ke rumah Bapak/Ibu Guru.
Anak-anak terlihat antusias, senang dan bahagia, terutama
mereka yang mendapatkan doorprize. Mereka terlihat sangat gembira dan
bersemangat ketika nama mereka dipanggil sebagai pemenang doorprize.
Dengan demikian, kegiatan Vestival Ketupat dalam rangka Hari Raya Ketupat 1446 H dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tradisi dan budaya Indonesia.
Berikan Komentar